Rekayasa Kebutuhan & Perancangan Perangkat Lunak
Apa sih Rekayasa Kebutuhan itu ?
Rekayasa kebutuhan (atau requirements engineering) itu kayak proses cari tahu maunya user atau klien apa sebelum bikin aplikasi. Jadi biar pas, enggak salah paham. Kita gali, kumpulkan, tulis, dan cek ulang semua kebutuhan itu.
Jenis-Jenis Kebutuhan
- Fungsional: Ini yang utama, sistem harus bisa ngapain aja. Contoh: login, kirim data, cetak laporan.
- Non-Fungsional: Ini lebih ke kualitas sistemnya. Misalnya: harus cepat, aman, bisa diakses 24 jam.
- Domain: Aturan khusus dari bidang tertentu. Misalnya, di rumah sakit ada aturan soal rekam medis.
Cara Ngumpulin Kebutuhan
- Wawancara : Tanya langsung ke user.
- Kuesioner : Sebar pertanyaan ke banyak orang.
- Observasi : Lihat langsung cara kerja mereka.
- Studi dokumen : Baca SOP, manual, atau data lama.
- Prototyping : Bikin contoh aplikasi dulu, user kasih feedback.
JAD – Keroyokan Bareng Stakeholder
JAD (Joint Application Development) itu semacam workshop, semua pihak diajak diskusi bareng dari awal, biar kebutuhannya jelas dan semua orang sepakat.
Proses Analisis Kebutuhan (Langkah demi langkah)
Harus ditulis rapi, dicek kebenarannya, ditentukan prioritasnya, harus siap kalau ada perubahan nanti.
- Kenalin dulu siapa stakeholder-nya.
- Kumpulin kebutuhan sebanyak mungkin.
- Analisis, cek mana yang penting.
- Tulis di dokumen resmi (SRS).
- Validasi – cocokin lagi sama user, udah oke belum.
- Ngatur Kebutuhan
Contoh Kasus: Sistem Jurnal
Misalnya sistem buat publikasi artikel. Ada penulis, reviewer, dan admin. Masing-masing punya tugas. Nah sistem harus bisa ngatur alur kirim artikel, review, sampai terbit.
Perancangan Perangkat Lunak (Software Design)
1. Prinsip Dasarnya
- Bagi-bagi jadi modul biar rapi (modularitas).
- Fokus ke satu hal dalam satu bagian (cohesion tinggi).
- Usahakan bagian-bagian enggak saling bergantung berat (low coupling).
- Harus fleksibel, bisa dikembangin.
- Dan paling penting: gampang dipakai user.
2. Macam-Macam Desain
- Desain Arsitektur: Bentuk besar sistem.
- Desain Data: Gimana data disimpan.
- Desain Antarmuka: Tampilan user, tombol, input.
- Desain Prosedural: Alur logika, fungsi-fungsi.
3. Teknik & Pendekatan
- Teknik: Bisa pakai OOP, komponen, layanan (kayak API), atau pendekatan agile.
- Pendekatan Desain :
- Top-down: Mulai dari gambaran besar dulu.
- Bottom-up: Bangun dari komponen kecil dulu.
- Use case: Berdasarkan kebutuhan user.
- Berbasis arsitektur: Fokus ke bentuk struktur.
4. Pola Desain (Design Patterns)
Kayak resep yang udah terbukti bagus. Contohnya:
- Struktural: Adapter, Decorator, Composite.
- Perilaku: Observer, Iterator, Mediator.
- Penciptaan: Singleton, Factory Method.
- Arsitektur: MVC (model-view-controller), Microkernel, Layered.
Komentar
Posting Komentar